Aset Desa

Perkebunan

Potensi sumberdaya alam pada Desa Nania cukup menjanji untuk dikembangkan bagi kegiatan di bidang pertanian dan perkebunan. Dari hasil kajian potensi desa, ternyata kegiatan masyarakat cukup besar bergerak di bidang pertanian secara umum yakni sebanyak 322 orang. Kegiatan usaha tanaman perkebunan merupakan salah satu komoditi unggulan bagi masyarakat Desa Nania, dan yang paling banyak diusahakan oleh masyarakat. Usaha-usaha tanaman perkebunan yang cukup menonjol adalah cengkih, dan coklat. Dari lahan potensial yang ada di Desa Nania yakni seluas 18 Ha, ternyata yang baru diusahakan untuk kegiatan pertanian dan perkebunan yakni seluas 3,5 Ha.

Untuk tanaman cengkih luas areal sebesar 2,5 Ha dengan hasil produksi rata-rata tiap tahun sebanyak 0,5 Ton. Selain tanaman cengkih, komoditas perkebunan lainnya yang cukup potensial adalah tanaman coklat dengan luas areal sebesar 1 Ha dengan hasil produksi rata-rata tiap tahun sebanyak 0,6 Ton.

Usaha-usaha tanaman perkebunan ini dilakukan oleh perorangan dengan jumlah anggota sebanyak 23 orang.

Tabel II.4: Jenis Tanaman, Luas Lahan dan Jumlah Produksi Pertahun

No. Jenis Tanaman Perkebunan Luas Lahan Usaha (Ha) Produksi Pertahun (Ton)
1 Cengkih 2,5 0,5
2 Coklat 1 0,6

  Sumber; Pemerintah Desa Nania

Pertanian

Usaha tanaman pertanian di Desa Nania, lebih terfokus pada tanaman sayuran-sayuran, pisang, umbi-umbian (singkong, ubi jalar, talas) dengan luas areal tanam sebesar 21 Ha. Untuk tanaman pisang luas areal sebesar 6 Ha dengan hasil produksi rata-rata tiap tahun sebanyak 2-3 Ton, tanaman umbi-umbian luas areal sebesar 5 Ha dengan hasil produksi rata-rata tiap tahun sebanyak  3 Ton, tanaman sayur-sayuran luas areal sebesar 10 Ha dengan hasil produksi rata-rata tiap tahun sebanyak 15 Ton.

Khusus untuk tanaman sayur-sayuran menjadi salah satu primadona usaha pertanian masyarakat Desa Nania selain usaha perkebunan, karena hasil panennya menjadi komoditas andalan karena telah memiliki akses pasar yang jelas yakni dijual pada pasar di Kota Ambon. Untuk mengembangkan usaha tanaman pertanian, digerakkan oleh 10 kelompok tani dengan jumlah anggota sebanyak 100 orang.

Tabel II.5 : Jenis Tanaman, Luas Lahan dan Jumlah Produksi Pertahun

No. Jenis Tanaman Perkebunan Luas Lahan (Ha) Produksi Pertahun (Ton)
1 Sayur-sayuran 10 15
2 Pisang 6 2-3
3 Umbi-umbian 5 3

Sumber; Pemerintah Desa Nania

Peternakan

Usaha peternakan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Nania tidak terlalu menonjol dan hanya dilakukan oleh individu-individu di masyarakat untuk kebutuhan konsumsi, meskipun sebagian masih dapat dijual di pasar lokal. Kegiatan peternakan yang menonjol adalah ayam kampung, ayam potong, serta sapi dan dilakukan tidak secara besar-besaran namun hanya oleh sebagian kecil anggota masyarakat.

Perikanan

Perairan seputar Desa Nania mengandung potensi hayati yang cukup besar untuk dimanfaatkan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Potensi hayati dan lestari yang menonjol adalah ikan kerapu, samandar maupun biota laut lainnya. Usaha perikanan yang sangat menonjol dilakukan oleh nelayan adalah usaha penangkapan dengan menggunakan jaring.

Jumlah nelayan yang ada di Desa Nania sebanyak 50 orang, yang terbagai dalam 5 kelompok, dengan peralatan tangkap yang digunakan berupa,  jaring 2 unit, bodi ketinting (long boat) sebanyak 1 buah, perahu semang 5 buah. Hasil tangkapan yang diperoleh rata-rata setiap tahun sebanyak 2-3 Ton, dengan jenis tangkapan berupa kerapu, samandar, bobara, cumi-cumi, ikan teri (puri). Produksi perikanan telah memiliki akses pasar karena telah tersedia pedagang pengumpul yang langsung membeli hasil tangkapan dari nelayan untuk di jual di pasar lokal.

Tantangan untuk mengembangkan usaha perikanan selain modal yang terbatas, keterampilan nelayan yang masih rendah namun pengaruh yang cukup besar adalah saat menghadapi musim Barat yang panjang (Oktober-Nopember). Pada musim Barat, nelayan tidak bisa melaut karena kondisi laut yang berombak dan kurang bersahabat untuk aktivitas penangkapan oleh nelayan.

Usaha Miro Kecil Menengah

Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan salah satu kekuatan ekonomi yang berkembang di masyarakat Desa Nania. Meskipun kegiatan yang dilakukan masih bersifat perorangan dan tradisional, namun cukup membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dan usaha ini lebih banyak digerakkan oleh kegiatan papalele (jibu-jibu) sebanyak 16 orang, kios/pondok sebanyak 50 buah, toko sebanyak 5 buah, selain itu juga terdapat kegiatan ekonomi produktif  lainnya yang diusahakan masyarakat seperti tukang ojek 100 orang, bengkel 25 orang, perusahaan 3 buah, usaha angkutan umum (bus kota) 7 orang pemilik.

Bagikan Ke Teman :

Copyright © 2019. Pemerintah Desa Nania. Powered by LendCreative